Rabu, 25 Maret 2015

KEDAHSYATAN SHOLAWAT



Firman Allah :
إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِيِّۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيۡهِ وَسَلِّمُواْ تَسۡلِيمًا
Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bersholawat pada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman bacalah sholawat dan salam pada Nabi saw dengan sesungguhnya.
Tiap hari ,tiap bulan bahkan tiap tahun kita boleh memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad saw. Kita bersyukur di pilih Allah menjadi umat Nabi Muhammad saw, menjadi pengagum Nabi saw.

Ya Nabii salam alaik .. Ya Rasul salam alaik..
Dari Abdullah bin Amr bin Ash,ia mendengar Rasul saw bersabda:
مَنْ صَلَّى عَلَىَّ صَلآَةً صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ بِهأَ عَشْرًا (رؤاه مسلم)
Artinya :”Barang siapa bersholawat kepadaku satu kali,pasti Allah merahmatinya 10x.” (HR.Muslim) (Al-Hafidh Masrap Suhaemi, 1986: 671)
Nabi saw bersabda :
مَنْ صَلَّ عَلَيِّ عَشْرًا اِذَا اَصْبَحَ وَ عَشْرًا اِذَا اَمْسَى آمَنَهُ اَللهُ تَعَآ لى مِنَ الْفَزَعِ الآَكْبَرِ يَوْمَ الْقِيَآمَةِ وَ كاَنَ مَعَ الّذِيْنَ اَنْعَمَ اللّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيّيْنَ وَ الصّدِّيْقِيْنَ 
“Barang siapa membaca sholawat untuk aku sepuluh kali di waktu pagi dan sepuluh kali di waktu senja,di amankan oleh Allah dari ketakutan terbesar di hari qiamat dan di jajarkan oleh Allah bersama mereka yang telah di anugerahi nikmat-Nya dari para Nabi-nabi dan para Shiddiqin (Zubdatul Waa’izhiin).” (Salim Bahreisy, TT: 151-152)
Karena cinta kita semua kepada Nabi Muhammad maka kita mengadakan peringatan maulid Nabi, membaca sholawat bukan hal yang sia-sia, ketika kita kagum terhadap Nabi saw, kita berarti mendaftarkan diri selamat hidup di dunia dan akhirat.
Allah tidak akan memberikan satu hukuman kepada sebuah kaum, kepada sebuah negara, kepada seseorang jika engkau Muhammad ada di tengah-tengah mereka, dan Allah tidak akan memberikan satu hukuman, kepada sebuah kaum, kepada sebuah negara, kepada seseorang jika di antara mereka ada yang mau membaca istighfar.

Firman Allah : Ar-Rum :41
ظَهَرَ ٱلۡفَسَادُ فِي ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِ بِمَا كَسَبَتۡ أَيۡدِي ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعۡضَ ٱلَّذِي عَمِلُواْ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ ٤١
41. Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)
Tiap malapetaka di dalam dunia, itu semua karena ulah manusia. Betapa banjir melanda merusak tanaman, mengapa gempa melanda, dan membawa korban, tanyakan dirimu.
Allah tidak mmberi musibah, jika di tengah-tengah ada Nabi saw,  cara menghadirkan Nabi saw yakni dengan membaca sholawat, mengadakan peringatan maulid Nabi, kita praktek melaksanakn sunnahnya Nabi. jika kita seperti itu, insyaAllah musibah tidak datang dan masalah akan bisa di hadapai.
مَنْ اَحَبَّ شَيْءً اَكْثَرَ مِنْ ذِكْرِهِ
“Barang siapa mencintai barang sesuatu ia akan selalu menyebutnya.” (H.Salim Bahreisy, TT: 153)
Oleh karena itu, barang siapa yang mencintai Allah, maka ia akan selalu mengingat Allah, dan barang siapa yang mencintai Rasulullah, maka ia akan memperbanyak sholawat untuk Rasulnya.
Ajarkan anak kalian 3 perkara :
Cinta Nabi, cinta keluarga Nabi, cinta Al-quran, maka tidak akan ada anak berani kepada orangtua jika nabi di datangkan ke tengah tengah mereka. insyaAllah ..
Nabi saw bersabda : Tiga macam orang yang akan mendapat naungan Allah azza wa jalla , pada hari yang tiada naungan kecuali naungan Allah. Maka di tanya : siapakah mereka itu ya Rasulullah? jawab Nabi saw :siapa yang meringankan kesukaran seorang dari ummatku, dan siapa yang menghidupkan sunnahku, dan siapa yang banyak membaca sholawat padaku (untukku). (Salim Bahreisy, TT: 430)
Siapa yang ingin berhasil hajatnya, hilang masalahnya , hilang musibahnya, selamat hidupnya, maka ikhtiar dengan sungguh-sungguh, brdo’a dengan mantap, dan di dorong sholawat nabi. 

10 komentar:

  1. Dalam syahadat, terkandung pengakuan kita terhadap Nabi Muhammad SAW. Namun itu bentuk pengakuan lisan. Kemudian sholawat, merupakan kelanjutan bagi kita atas pengakuan, dan kesaksian kita terhadap nabiyullah. Kita tidak lahir di zaman beliau, dan kita juga belum pernah mengenal beliau. Tapi yang dapat kita lakukan, sebagai bentuk kecintaan kita terhadap beliau adalah dengan bersholawat, memuji keagungan beliau. Selain itu, juga menjalankan sunah-sunah beliau, yang oleh Allah mendapat julukan uswatun hasanah. Tiada keraguan dalam diri kita untuk meniru sifat serta sikap terpuji beliau. Dengan mulai membiasakan diri membaca sholawat, bisa menuntun kita pada sunah-sunah nabi yang lainnya.

    BalasHapus
  2. Mbk ijin share ya.

    BalasHapus
  3. Mantap, allahumma sholli alaa syaidina muhammad

    BalasHapus
  4. Mantap, allahumma sholli alaa syaidina muhammad

    BalasHapus
  5. shallAllahu ‘alaa Muhammad shallAllahu ‘alaihi wa aalihi wa sallim

    BalasHapus
  6. Salah satu manfaat sholawat mampu mengusir dan melenyapkan kemiskinan :)

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Allahumma Sholli 'ala Habibina Sayyidina Wa Mawlana Muhammad

    BalasHapus