Firman Allah :
إِنَّ
ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِيِّۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ
ءَامَنُواْ صَلُّواْ عَلَيۡهِ وَسَلِّمُواْ تَسۡلِيمًا
Sesungguhnya
Allah dan malaikat-Nya bersholawat pada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman
bacalah sholawat dan salam pada Nabi saw dengan sesungguhnya.
Tiap
hari ,tiap bulan bahkan tiap tahun kita boleh memperingati hari kelahiran Nabi
Muhammad saw. Kita bersyukur di pilih Allah menjadi umat Nabi Muhammad saw,
menjadi pengagum Nabi saw.
Ya Nabii salam
alaik .. Ya Rasul salam alaik..
Dari Abdullah
bin Amr bin Ash,ia mendengar Rasul saw bersabda:
مَنْ صَلَّى عَلَىَّ
صَلآَةً صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ بِهأَ عَشْرًا (رؤاه مسلم)
Artinya :”Barang
siapa bersholawat kepadaku satu kali,pasti Allah merahmatinya 10x.” (HR.Muslim)
(Al-Hafidh Masrap Suhaemi, 1986: 671)
Nabi saw
bersabda :
مَنْ صَلَّ عَلَيِّ
عَشْرًا اِذَا اَصْبَحَ وَ عَشْرًا اِذَا اَمْسَى آمَنَهُ اَللهُ تَعَآ لى مِنَ
الْفَزَعِ الآَكْبَرِ يَوْمَ الْقِيَآمَةِ وَ كاَنَ مَعَ الّذِيْنَ اَنْعَمَ
اللّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيّيْنَ وَ الصّدِّيْقِيْنَ
“Barang siapa
membaca sholawat untuk aku sepuluh kali di waktu pagi dan sepuluh kali di waktu
senja,di amankan oleh Allah dari ketakutan terbesar di hari qiamat dan di
jajarkan oleh Allah bersama mereka yang telah di anugerahi nikmat-Nya dari para
Nabi-nabi dan para Shiddiqin (Zubdatul Waa’izhiin).” (Salim Bahreisy, TT:
151-152)
Karena
cinta kita semua kepada Nabi Muhammad maka kita mengadakan peringatan maulid
Nabi, membaca sholawat bukan hal yang sia-sia, ketika kita kagum terhadap Nabi
saw, kita berarti mendaftarkan diri selamat hidup di dunia dan akhirat.
Allah tidak akan
memberikan satu hukuman kepada sebuah kaum, kepada sebuah negara, kepada seseorang
jika engkau Muhammad ada di tengah-tengah mereka, dan Allah tidak akan
memberikan satu hukuman, kepada sebuah kaum, kepada sebuah negara, kepada
seseorang jika di antara mereka ada yang mau membaca istighfar.
Firman Allah :
Ar-Rum :41
ظَهَرَ
ٱلۡفَسَادُ فِي ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِ بِمَا كَسَبَتۡ أَيۡدِي ٱلنَّاسِ
لِيُذِيقَهُم بَعۡضَ ٱلَّذِي عَمِلُواْ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ ٤١
41.
Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan
manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat)
perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)
Tiap malapetaka
di dalam dunia, itu semua karena ulah manusia. Betapa banjir melanda merusak
tanaman, mengapa gempa melanda, dan membawa korban, tanyakan dirimu.
Allah
tidak mmberi musibah, jika di tengah-tengah ada Nabi saw, cara menghadirkan Nabi saw yakni dengan
membaca sholawat, mengadakan peringatan maulid Nabi, kita praktek melaksanakn
sunnahnya Nabi. jika kita seperti itu, insyaAllah musibah tidak datang dan
masalah akan bisa di hadapai.
مَنْ اَحَبَّ شَيْءً
اَكْثَرَ مِنْ ذِكْرِهِ
“Barang siapa
mencintai barang sesuatu ia akan selalu menyebutnya.” (H.Salim Bahreisy, TT:
153)
Oleh
karena itu, barang siapa yang mencintai Allah, maka ia akan selalu mengingat
Allah, dan barang siapa yang mencintai Rasulullah, maka ia akan memperbanyak
sholawat untuk Rasulnya.
Ajarkan anak
kalian 3 perkara :
Cinta Nabi,
cinta keluarga Nabi, cinta Al-quran, maka tidak akan ada anak berani kepada
orangtua jika nabi di datangkan ke tengah tengah mereka. insyaAllah ..
Nabi saw
bersabda : Tiga macam orang yang akan mendapat naungan Allah azza wa jalla ,
pada hari yang tiada naungan kecuali naungan Allah. Maka di tanya : siapakah
mereka itu ya Rasulullah? jawab Nabi saw :siapa yang meringankan kesukaran
seorang dari ummatku, dan siapa yang menghidupkan sunnahku, dan siapa yang
banyak membaca sholawat padaku (untukku). (Salim Bahreisy, TT: 430)
Siapa
yang ingin berhasil hajatnya, hilang masalahnya , hilang musibahnya, selamat
hidupnya, maka ikhtiar dengan sungguh-sungguh, brdo’a dengan mantap, dan di
dorong sholawat nabi.
Dalam syahadat, terkandung pengakuan kita terhadap Nabi Muhammad SAW. Namun itu bentuk pengakuan lisan. Kemudian sholawat, merupakan kelanjutan bagi kita atas pengakuan, dan kesaksian kita terhadap nabiyullah. Kita tidak lahir di zaman beliau, dan kita juga belum pernah mengenal beliau. Tapi yang dapat kita lakukan, sebagai bentuk kecintaan kita terhadap beliau adalah dengan bersholawat, memuji keagungan beliau. Selain itu, juga menjalankan sunah-sunah beliau, yang oleh Allah mendapat julukan uswatun hasanah. Tiada keraguan dalam diri kita untuk meniru sifat serta sikap terpuji beliau. Dengan mulai membiasakan diri membaca sholawat, bisa menuntun kita pada sunah-sunah nabi yang lainnya.
BalasHapusMbk ijin share ya.
BalasHapussilahkan mbak :)
Hapusaaaaaaaaaaaajib tenan :D
BalasHapusMantap, allahumma sholli alaa syaidina muhammad
BalasHapusMantap, allahumma sholli alaa syaidina muhammad
BalasHapusshallAllahu ‘alaa Muhammad shallAllahu ‘alaihi wa aalihi wa sallim
BalasHapusSalah satu manfaat sholawat mampu mengusir dan melenyapkan kemiskinan :)
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusAllahumma Sholli 'ala Habibina Sayyidina Wa Mawlana Muhammad
BalasHapus